Masjid on Map


View Jl.Pandeyan No.14 UH Yogyakarta in a larger map

Berita Islam

Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan

0 Nasihat Hidup

NASIHAT  USTADZ  YAZID BIN ABDUL QODIR JAWWAS                        -حفظه الله تعالى  :

1). Jangan berharap kepada manusia, karena engkau akan kecewa. Berharaplah kepada Allah, niscaya engkau tidak akan pernah kecewa.

2). Manusia yang mulia adalah yang dia bangun disepertiga malam terakhir, kemudian meminta kepada Allah. Jangan lewatkan waktumu untuk berbuat maksiat, karena tak tahu kapan ajalmu kan menjemput. Sehingga kematianmu menjadi su'ul khothimah.

3). Hidupmu di dunia ibarat satu hari atau setengah hari dibandingkan kehidupanmu di akherat kelak, persiapkanlah bekalmu, dan sebaik² bekal adalah taqwa.

3). Infakkanlah hartamu. Karena penyimpanan harta yang sesungguhnya adalah yang akan engkau bawa sampai mati, bukan yang engkau simpan untuk duniamu.

4). Jangan engkau tunda pekerjaan pagimu untuk sore harimu, niscaya banyak pekerjaan yang akan engkau selesaikan.

5). Aturlah waktumu sebaik mungkin, kapan mengurus pekerjaan rumah tanggamu, kapan engkau membaca al qur'an, kapan engkau membaca buku yang bermanfaat dan pekerjaan lainnya.

6). Orang yang tertipu adalah orang yang tidak dapat memanfaatkan waktu luangnya padahal dia dalam kondisi sehat. Sesungguhnya setelah waktu luang akan ada waktu sibuk, setelah sehat akan ada masa sakit ... manfaatkanlah masa sehatmu dan waktu luangmu sebaik mungkin.

7). Sesungguhnya masa sakitmu dibandingkan masa sehatmu lebih banyak waktu sehatmu. Coba ingat berapa lama kamu sakit? Seminggu? Sebulan? Setahun? Bandingkan dengan masa sehatmu! Maka, bersyukurlah..

8). Janganlah engkau merasa aman dari perbuatan maksiat yang engkau lakukan secara diam-diam.
Jika istri, suami atau orang lain tak ada yang mengetahui, akan tetapi Allah mengetahui perbuatanmu. Dan kelak perbuatanmu akan dipertanggungjawabkan di akherat kelak.

9). Apabila perbuatan maksiat sudah engkau lakukan, menyesal lah! Bertaubatlah..
Bertaubat dengan sebaik-baik taubat. Janganlah engkau ulangi. Tegakkanlah sholat niscaya akan menghapusnya. Berbuat baiklah kepada orangtuamu

10). Berdo'alah. Sesungguhnya do'a yang paling banyak diiucapkan nabi shalalallahu 'alaihi wa sallam adalah : Ya muqollibal quluub, tsabbit qolbii' alaa diinik (Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku dalam agamaMu.)

11). Jangan engkau tinggalkan setelah sholat shubuh sebuah do'a : Allohumma innii as aluka 'ilman naa fi'an wa Rizqon thoyyiban wa'amalan mutaqobbalaan (Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.)

12). Bacalah dzikir pagi dan sore, dia hanya meminta waktumu 10 menit. Kau bisa melakukan disela² aktivitasmu.

13). Bacalah buku yang bermanfaat. Karena ia dapat menghantarkanmu kepada kebaikan. Bacalah buku 4 jam dalam sehari.

14). Manusia yang paling utama adalah yang baik akhlaknya. Dan manusia yang paling cerdas adalah yang selalu mengingat mati dan mempersiapkan bekal menghadapi kehidupan setelah kematian.
15). Janganlah engkau panjang angan-angan untuk kehidupan duniamu.

Ketika usahamu telah mencukupi kebutuhan hidupmu, tak usah engkau tambahkan beban hidupmu dengan berutang untuk memperluas usahamu. Karena bisa jadi engkau akan mati meninggalkan hutang dan sesungguhnya Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam tak bersedia menyolati jenazah orang yang mati meninggalkan hutang.

16). Dapat engkau melakukan hal-hal mubah seperti menjaga kesehatan badanmu, akan tetapi janganlah hal tersebut membuatmu lupa menjaga kesehatan hatimu.

17). Berikan rasa cintamu untuk orang-orang shalih, bukan untuk orang-orang kafir.

18). Terakhir, maafkanlah orang yang telah menyakiti hatimu

#Copas (semoga Allah memberkahi penulisnya).        dr. Raehanul Bahrain

Read more

0 Syarat Syahadat diterima

SPIRITUALITAS 💥💥💥.                                                                                       Syarat Diterimanya SYAHADAT  :                                                                               1. Kita harus  tahu,kandungan ilmu tentang 2 kalimat Syahadat.                                                                                                                                 2. Kita harus Yakin dalam Hati, akan kebenaran Allah SWT dan Rasulullah SAW (Nabi Muhammad SAW adalah Utusan-Nya).                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                3. Kita harus Menerima secara Total,  tanpa menolak sedikitpun akan Allah SWT dan Rasulullah SAW.                                                                                  ( Penolakan ini bisa muncul dari Diri Manusia, karena Sifat Sombong atau Dengki, kurang Bersyukur, perasaan atas sukses karena dirinya sendiri dan tdk karena Allah SWT, dll).                                                                                                                                                                                                                4. Kita harus Tunduk dan    Patuh secara penuh terhadap Hukum2 Allah, (salah satu bentuknya adalah  kita hanya Ibadah kepada Allah SWT ) .                                                                                              5. Benar atau Jujur dlm mengucapkan Syahadat dari Hatinya 6. Kita harus Ikhlas, yaitu memurnikan kalimat Syahadat, maksudnya melaksanakan Ibadah hanya kpd Allah dan ikhlas nengikuti Sunnah Rasulullah SAW.                                                                                             7. Kita harus Almahabah (Mencintai) Allah dan Rasulullah SAW.                                    Cinta yang benar itu punya pengaruh besar terhadap diri kita, terutama dalam menjalankan perintah2nya.          💥 Resume dari Majelis Ilmu.                                                                       [Agus J - DNA Creative Comm.]

Read more

0 Kisah Pemabuk & Pezina

Si Pemabuk dan Pezina, ‘Jangan Takut, Sultan dan Orang-orang Shaleh akan Menshalatkan Jenazahku’

Sultan Murad IV, Sultan Kekaisaran Ottoman yang hidup tahun 1623-1640, sering menyamar dan kemudian berbaur di tengah-tengah rakyat dan melihat secara langsung kehidupan negerinya. Suatu malam, ia merasakan kegelisahan dalam dirinya dan ia merasakan keinginan yang sangat untuk pergi keluar. Dia memanggil kepala keamanan dan mereka pun segera keluar istana.

KETIKA sudah agak jauh dari istana, mereka menemukan seorang pria tergeletak di tanah. Sultan memegang lelaki itu, dia tapi dia ternyata sudah mati. Pada saat itu, tak ada orang yang peduli dengan kondisi mayat tersebut, orang-orang di sekitarnya tampak sibuk dengan dirinya sendiri.

Akhirnya Sultan berseru. Karena suaranya yang keras, semua orang melirik dan memperhatikannya. Tapi tidak ada yang mengenali bahwa itu Sultan. “Mengapa orang ini tergeletak mati di tanah dan mengapa tidak ada yang peduli? Dimana keluarganya?” tanyanya.

Orang-orang menjawab, “Dia memang begitu, dia seorang pemabuk dan pezina!”

Sultan mengatakan, “Apakah dia bukan dari umat Muhammad SAW? Sekarang, bantu aku membawanya ke rumahnya! ”

Orang-orang bersama Sultan membawa jenazah lelaki itu ke rumahnya. Setelah mereka sampai di sana, orang-orang pergi kembali. Namun Sultan dan para pembantunya tetap tinggal. Ketika istri si pria itu melihat mayat suaminya, dia mulai menangis.

Dia berkata kepada si mayat, “Allah merahmatimu! Aku bersaksi bahwa kamu adalah seorang lelaki yang saleh. ”

Sultan bingung. Dia berkata, “Bagaimana Anda bisa mengatakan bahwa suami Anda ini saleh padahal orang-orang mengatakan hal-hal ini dan itu tentang dia. Begitu banyak orang yang mengatakan soal buruk tentang suami Anda sehingga tidak ada yang peduli bahkan ketika dia sudah meninggal?”

Dia menjawab, “Saya hanya mendoakannya. Suami saya setiap malam pergi ke kedai dan membeli anggur sebanya-banyaknya. Dia kemudian akan membawanya pulang dan menuangkan semua anggur-anggur itu ke tanah tanpa dia minum sedikitpun. Dia kemudian selalu mengatakan, ‘Aku menyelamatkan umat Islam sedikit hari ini.’ Dia kemudian akan pergi pada pelacur, memberinya uang dan menyuruhnya menutup pintu sampai pagi. Dia kemudian akan kembali ke rumah untuk kedua kalinya dan berkata, ‘Hari ini aku menjaga seorang wanita muda dan remaja dari orang-orang yang akan memberinya hina.’

“Orang-orang selama ini memang hanya melihat dia membeli anggur dan mereka terbiasa melihat dia pergi ke rumah pelacuran dan mereka mencemoohnya. Suatu hari saya berkata kepadanya, ‘Kalau kau mati, tidak akan ada satu orang pun yang akan memandikanmu, tidak akan ada yang menshalatkanmu dan tidak akan ada yang menguburkanmu!’

“Dia tertawa dan menjawab, ‘Jangan takut, Sultan-orang percaya, bersama dengan orang-orang saleh akan menyalatkan jenazahku’. ”

Sultan mulai menangis. Dia mengatakan, “Demi Allah! Dia mengatakan kebenaran, karena aku adalah Sultan Murad. Besok kita akan memandikannya, menshalatkannya dan menguburkannya.”

Esoknya, Sultan, para ulama, orang-orang saleh dan rakyatnya menshalatkan jenazah lelaki itu. []

Read more

0 Kisah Ukasyah Dan Rasulullah

KISAH HIKMAH Rosulullah sakit...

Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum meninggal.
Mm
Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi beliau sangat lemah.

Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dg para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat taushiyah dr Rasulullah SAW.
Beliau duduk dg lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yg tengah dilderitanya.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabat2 ku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu2nya Tuhan yg layak di sembah?"

Semua sahabat menjawab dg suara bersemangat, " Benar wahai Rasulullah, Engkau telah sampaikan kpd kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu2nya Tuhan yg layak disembah."
Kemudian Rasulullah SAW bersabda:
"Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kpd  mereka."
Kemudian Rasulullah bersabda lagi, dan setiap apa yg Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.

Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yg menjadikan para sahabat sedih dan terharu. Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya, aku akan pergi menemui  Allah. Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dg manusia. Maka aku ingin bertanya kpd kalian semua. Adakah aku berhutang kpd kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tsb. Karena aku tidak mau bertemu dg Allah dlm keadaan berhutang dg  manusia."

Ketika itu semua sahabat diam, dan dlm  hati masing2 berkata "Mana ada Rasullullah SAW berhutang dg kita? Kamilah yg banyak berhutang kpd  Rasulullah".

Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.
Tiba2 bangun seorang lelaki yg bernama UKASYAH, seorang sahabat mantan preman sblm masuk Islam, dia berkata:

"Ya Rasulullah! Aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa".

Rasulullah SAW berkata: "Sampaikanlah  wahai Ukasyah".

Maka Ukasyah pun mulai bercerita:
"Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, satu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tetapi cambuk tsb tidak kena pada belakang kuda, tapi justru terkena pada dadaku, karena ketika itu aku berdiri di belakang kuda yg engkau tunggangi wahai Rasulullah".

Mendengar itu, Rasulullah SAW berkata: "Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yg sama."
Dengan suara yg agak tinggi, Ukasyah berkata: "Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah."

Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian. Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah pd Ukasyah. "Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. bukankah Baginda sedang sakit..!?"

Ukasyah tidak menghiraukan semua itu. Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Fatimah.

Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah, kemudian Fatimah bertanya: "Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?"

Bilal menjawab dg nada sedih: "Cambuk  ini akan digunakan Ukasyah utk memukul Rasulullah"
Terperanjat dan menangis Fatim ah seraya berkata:
"Kenapa Ukasyah hendak pukul ayahku Rasulullah? Ayahku sdg sakit, kalau mau mukul, pukullah aku anaknya".

Bilal menjawab: "Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua".

Bilal membawa cambuk tsb ke Masjid lalu diberikan kpd Ukasyah.

Setelah mengambil cambuk, Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah. Tiba2 Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil
berkata: "Ukasyah..! kalau kamu hendak memukul, pukullah aku. Aku orang yg pertama beriman dg apa yg Rasulullah SAW sampaikan. Akulah sahabtnya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak memukul, maka pukullah aku".

Rasulullah SAW:  "Duduklah wahai Abu Bakar. Ini urusan antara aku dg Ukasyah".

Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah. Kemudian Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata:
"Ukasyah..! kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yg boleh menyakiti Rasulullah Muhammad. Kalau engkau berani menyakiti Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku..!."

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dg Ukasyah".

Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah, tiba2 berdiri Ali bin Abu Talib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW.

Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata: "Ukasyah,  pukullah aku saja. Darah yg sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah".

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dg Ukasyah" .

Ukasyah semakin dekat dg Rasulullah. Tiba2 tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen. Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon. "Wahai Paman, pukullah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukullah kami saja wahai Paman. Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Rasulullah, dg memukul kami sesungguhnya itu sama dg menyakIiti kakek kami, wahai Paman."

Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai cucu2 kesayanganku duduklah kalian. Ini urusan Kakek dg Paman Ukasyah".

Begitu sampai di tangga mimbar, dg lantang Ukasyah berkata:
"Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawah sini."

Rasulullah SAW memang manusia terbaik. Kekasih Allah itu meminta bbrp sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi:
"Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju,  Ya Rasulullah"

Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.

Tanpa berlama2 dlm keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yg sangat indah, sedang bbrp batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.

Kemudian Rasulullah SAW berkata:
"Wahai Ukasyah, segeralah dan janganlah kamu berlebih2an. Nanti Allah akan murka padamu."

Ukasyah langsung menghambur menuju  Rasulullah SAW, cambuk di tangannya ia buang jauh2, kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil menangis sejadi2nya, Ukasyah berkata:
"Ya Rasulullah, ampuni aku,  maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dg tubuhmu. Seumur hidupku aku bercita2 dapat memelukmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka. Dan sungguh aku takut dengan api neraka. Maafkan aku ya Rasulullah..."

Rasulullah SAW dg senyum berkata:
"Wahai sahabat2ku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Surga, maka lihatlah Ukasyah..!"

Semua sahabat meneteskan air mata. Kemudian para sahabat bergantian memeluk Rasulullah SAW.

*****
Meski sudah sering membaca dan mendengar kisah ini berulang-ulang, tetap saja aku menangis.
Semoga tetesan air mata ini membuktikan kecintaan kita kepada kekasih Allah SWT....

Allahumma sholli 'alaa sayyidina Muhammad. 
Allahumma sholli 'alayhi wassalam.
--------
---

Read more

0 Kisah seorang pemuda

📚KISAH SEORANG PEMUDA📝
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
✏Ada seorang umat yang
memasuki sebuah masjid, dia mengajukan 3 pertanyaan yang hanya boleh dijawab dengan
akal. Artinya tidak boleh dijawab dengan dalil, karena dalil itu hanya dipercaya oleh pengikutnya, jika menggunakan dalil (naqli) maka justeru
perbincangan ini tidak akan menghasilkan apa-apa...

Pertanyaan atheis itu adalah:

✅1. Siapa yang menciptakan Allah?? Bukankah semua yang ada di dunia ada karena ada
penciptanya?? Bagaimana mungkin Allah ada jika tidak ada penciptanya??

✅2. Bagaimana caranya manusia bisa makan dan minum tanpa buang air?? Bukankah itu janji Allah di Syurga?? Jangan pakai dalil, tapi pakai akal....

✅3. Ini pertanyaan ketiga, kalau iblis itu terbuat dari Api, lalu bagaimana bisa Allah menyiksanya di dalam neraka?? Bukankah neraka juga dari api??
Tidak ada satupun jamaah yang bisa menjawab, kecuali seorang pemuda.

Pemuda itu menjawab satu per satu pertanyaan sang atheis :

▶1. Apakah engkau tahu, dari angka berapakah angka 1 itu berasal?? Sebagaimana angka 2
adalah 1+1 atau 4 adalah 2+2?? Atheis itu diam membisu..
"Jika kamu tahu bahwa 1 itu adalah bilangan tunggal. Dia bisa mencipta angka lain, tapi dia
tidak tercipta dari angka apapun, lalu apa kesulitanmu memahami bahwa Allah itu Zat Maha Tunggal yg Maha mencipta tapi tidak bisa
diciptakan??"

▶2. Saya ingin bertanya kepadamu, apakah kita ketika dalam perut ibu kita semua makan? Apakah kita juga minum? Kalau memang kita makan dan minum, lalu bagaimana kita buang air ketika dalam perut ibu kita dulu?? Jika anda dulu
percaya bahwa kita dulu makan dan minum di perut ibu kita dan kita tidak buang air didalamnya, lalu apa kesulitanmu mempercayai bahwa di Syurga kita akan makan dan minum juga tanpa buang air??

▶3. Pemuda itu menampar sang atheis dengan keras. Sampai sang atheis marah dan kesakitan.
Sambil memegang pipinya, sang atheis-pun marah-marah kepada pemuda itu, tapi pemuda
itu menjawab : "Tanganku ini terlapisi kulit, tanganku ini dari tanah..dan pipi anda juga
terbuat dari kulit dari tanah juga..lalu jika keduanya dari kulit dan tanah, bagaimana anda bisa kesakitan ketika saya tampar?? Bukankah keduanya juga tercipta dari bahan yang sama,
sebagaimana Syetan dan Api neraka??
Sang athies itu ketiga kalinya terdiam...

✅Sahabat, pemuda tadi memberikan pelajaran
kepada kita bahwa tidak semua pertanyaan yang terkesan mencela/merendahkan agama kita harus kita hadapi dengan kekerasan. Dia menjawab pertanyaan sang atheis dengan cerdas dan bernas, sehingga sang atheis tidak mampu
berkata-kata lagi atas pertanyaannya..

🔳Itulah pemuda yang Islami, pemuda yang berbudi tinggi, berpengetahuan luas, berfikiran
bebas...tapi tidak liberal... tetap terbingkai manis dalam indahnya Aqidah...

Ada yang berkata bahwa pemuda itu adalah
Imam Abu Hanifah muda. Rahimahullahu Ta'ala.

Read more

0 Kita bukan siapa siapa

👉KITA BUKAN SIAPA SIAPA 👈

Nu'man bin Tsabit yg dikenal dg sebutan Abu Hanifah, atau populer disebut IMAM HANAFI , pernah  berpapasan dg anak kecil yg berjalan mengenakan sepatu kayu (terompah kayu).

Sang imam berkata :"Hati-hati nak dg sepatu kayumu itu, Jangan sampai kau tergelincir".

Bocah ini pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Abu Hanifah.

"Bolehkah saya tahu namamu Tuan?" tanya si bocah.

"Nu'man namaku", Jawab sang imam."

Jadi, Tuan lah yg selama ini terkenal dg gelar al-imam al-a'dhom. (Imam agung) itu..??" Tanya si BOCAH.

"Bukan aku yg memberi gelar itu, Masyarakat-lah yg berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku"

"Wahai Imam, hati2 dg gelarmu. Jangan sampai Tuan tergelincir ke neraka karena gelar...!Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi gelarmu itu dapat menjerumuskan-mu ke dalam api yg kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya".

Ulama besar yg diikuti banyak umat Islam itupun tersungkur menangis....

Imam Abu Hanifah bersyukur. Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah.

👇👇
Betapa banyak manusia tertipu karena jabatan, tertipu karena kedudukan, tertipu karena gelar, tertipu karena kemaqoman, tertipu karena Harta yg berlimpah, tertipu krn status sosial...

Jangan sampai kita tergelincir... jadi angkuh dan sombong karena gelar, jabatan, status sosial dan kebesaran di dunia.

PEPATAH MENGATAKAN :

"SEPASANG TANGAN YG MENARIKMU KALA TERJATUH LEBIH HARUS KAU PERCAYAI DARIPADA SERIBU TANGAN YG MENYAMBUTMU KALA TIBA DI PUNCAK KESUKSESAN"

Read more

0 Ayo jadwal ulang sholat kita

Cerita seorg sahabat di yogja....AYO JADWAL ULANG SHALAT KITA ...!

Pada suatu hari di awal-awal saat memulai bisnis dulu, saya ketemu masalah seperti ini: saya janjian dengan 3 orang di Jakarta. Saat itu posisi saya di Jogja tanpa banyak kenalan di Jakarta dan cekak banget dananya. Begini jadwalnya: Pak A janji ketemu hari Senin siang, Pak B hari Rabu pagi dan Bu C di hari Jumat sore. Jika saya mau gampang, saya harus berangkat naik kereta Minggu malam dan menginap di Jakarta 5 hari dan pulang Jumat malam. Sayanya yang bingung: nginep dimana, biaya makannya gimana? Duh ribet, padahal janjiannya udah di-arranged lama dan posisi orang yang mau saya temui itu boss semua untuk penawaran kerjaan promosi. Saya harus mengikuti jadwal mereka, saya tak kuasa menentukan jadwal karena saya yang butuh.

Pusinglah saya memikirkan jadwal yang mustahil itu. Sampai seminggu menjelang harinya, saya ketemu seorang teman, yang ilmu agamanya lumayan. Karena belum menemukan solusi, saya pun curhat padanya. Teman saya mengangguk-angguk lalu bertanya,"Jadwal shalatmu gimana?"

"Jadwal shalat? Apa hubungannya?" saya keheranan.

"Shalat subuh jam berapa?" tanpa menjawab pertanyaan saya, dia meneruskan pertanyaannya.

" Errgh... jam setengah enam, jam enam. Sebangunnya lah.. Kenapa," jawab saya.

" Shalat dzuhur jam berapa?"

"Dzuhur? Jadwal shalat dzuhur ya jam 12 lah..." jawab saya.

"Bukan, jadwal shalat dzuhurmu jam berapa?" ia terus mendesak.

" Oooh, jam dua kadang setengah tiga biar langsung Ashar. Eh, tapi apa hubungannya dengan masalahku tadi?" saya makin heran.

Temen saya tersenyum dan berkata,"Pantas jadwal hidupmu berantakan."

"Lhooo.. kok? Apa hubungannya?" saya tambah bingung.

"Kamu bener mau beresin masalahmu minggu depan ke Jakarta?" tanyanya lagi.

"Lha iya, makanya saya tadi cerita...," saya menyahut.

"Beresin dulu jadwal shalat wajibmu. Jangan terlambat shalat, jangan ditunda-tunda, klo bisa jamaah," jawabnya.

"Koq.. hubungannya apa?" saya makin penasaran.

"Kerjain aja dulu kalo mau. Enggak juga gak papa, yang punya masalah kan bukan aku...," jawabnya.

Saya pun pamit, jawabannya tak memuaskan hati saya. Joko sembung naik ojek, pikir saya. Gak nyambung, Jek. Saya pun mencari cara lain sambil mengumpulkan uang saku buat berangkat yang emang mepet. Tapi sehari itu rasanya buntu, buntu banget. Sampai saya berfikir, ok deh saya coba sarannya. Toh gak ada risiko apa-apa. Tapi ternyata beratnya minta ampun, shalat tepat waktu berat jika kita terbiasa malas-malasan, mengakhirkan pelaksanaannya. Tapi udahlah, tinggal enam hari ini.

Dua hari berjalan, tak terjadi apa-apa. Makin yakin saya bahwa saran teman saya itu tidak berguna. Tapi pada hari ketiga, hp berdering. Dari asisten Pak A, "Mas, mohon maaf sebelumnya. Pak A belum bisa ketemu hari Senin besok. Ada rapat mendadak dengan direksi. Saya belum tahu kapan bisa ketemunya, nanti saya kabari lagi."

Di ujung telepon saya ternganga, bukannya jadwal saya makin teratur ini malah ada kemungkinan di-cancel. Makin jauh logika saya menemukan solusinya, tapi apa daya. Karena bingung, saya pun terus melanjutkan shalat saya sesuai jadwalnya.

Di hari berikutnya, hp saya berdering kembali. Dari sekretaris Pak B, "Mas, semoga belum beli tiket ya? Pak B ternyata ada jadwal general check up Rabu depan jadinya gak bisa ketemu. Tadi Bapak nanya bisa nggak ketemu Jumat aja, jamnya ngikut Mas."

Yang ini saya bener-bener terkejut. Jumat? Kan bareng harinya ama Bu C? Saya pun menyahut, "O iya, tidak apa-apa Pak. Jumat pagi gitu, jam 9 bisa ya?"

Dari seberang sana dia menjawab, "OK Mas, nanti saya sampaikan."

Suipp, batin saya berteriak senang. Belum hilang rasa kaget saya, hp saya berbunyi lagi. Sebuah sms masuk, bunyinya: Mas, Pak A minta ketemuannya hari Jumat setelah Jumatan. Jam 13.30. Diusahakan ya Mas, tidak lama kok. 1 jam cukup.

Saya makin heran! Tanpa campur tangan saya sama sekali, itu jadwal menyusun dirinya sendiri. Jadilah saya berangkat Kamis malam, ketemu 3 orang di hari Jumat dan Jumat malem bisa balik ke Jogja tanpa menginap!

Saya sujud sesujud-sujudnya. Keajaiban model begini takkan bisa didapatkan dari Seven Habits-nya Stephen Covey, tidak juga dari Eight Habbits. Hanya Allah yang kuasa mengatur segala sesuatu dari arsy-Nya sana.

Sampai saya meyakini satu hal yang sampai sekarang saya usahakan terus jalani: Dahulukan jadwal waktumu untuk Allah maka Allah akan mengatur jadwal hidupmu sebaik-baiknya.

Jika dalam hidup ini kita mengutamakan Allah, maka Allah akan menjaga betul hidup kita. Allah itu mengikuti perlakuan kita kepadanya, makin disiplin kita menyambut-Nya, makin bereslah jadual hidup kita.

Jadi, kunci sukses bisnis ke-3 yang saya bisa share ke teman-teman: Shalatlah tepat waktu, usahakan jamaah. Jika mau lebih top, tambahin shalat sunnahnya: qabliyah, ba'diyah, tahajjud, dhuha, semampunya.
Silakan dipraktekkan, Insya Allah jadwal kehidupan kita (baik bisnis, keluarga maupun personal) akan nyaman dijalani.

Read more

0 Rejeki Tak Disangka2

Ilustrasi
Kebingungan petugas sensus
Pemerintah ingin mengetahui data ekonomi penduduk di indonesia,maka pemerintah mengadakan sensus ekonomi. Pemerintah menerjunkan petugas-petugas ke setiap keluarga. Suatu hari,ada petugas sensus yg datang ke rumah pak Abu,setelah salam dan izin masuk,terjadi dialog antara petugas sensus(PS) dg pak Abu(PA)
PS: nama lengkap banyak siapa?
PA: Abu Abdillah
PS: nama istri?
PA: Sholihah
PS : jumlah anak?
PA : 7 anak, 4 putra 3 putri
PS: penghasilan perbulan rata-rata?
PA : Rp 2 000 000
PS : anak yg sekolah?
PA ; 3 anak sekolah di pondok, 3 anak di SD dan satu blm sekolah
PS: biaya sekolah anak perbulan rata2?
PA : 3 anak di pondok Rp 1 500 000, 3 anak di SD Rp 300 000
PS : bapak punya kendaraan? Hp? Atau yg lain?
PA : 2 motor, satu mobil tua, 3 HP, satu mesin cuci, satu televisi, dan satu kulkas
PS: biaya operasional peralatan per bulan kira2 berapa?
PA : kira-kira Rp 2 000 000
PS : bapak punya usaha sampingan dan ada pendapatan lain-lain?
PA: tidak punya usaha sampingan,hanya sebagai guru swasta di pondok
PS : lho apa tidak kurang penghasilannya? Tidak punya hutang?
PA: alhamdulillah tidak pernah kurang,tidak punnya hutang,bahkan tiap bulan saya menàbung untuk kurban Rp 200 000 dan tabungan untuk haji Rp 500 000.
PS: lha klau penghasilan Rp 2 000 000, pengeluaran lebih dari Rp 4 000 000,dari mana kekuranganya?
PA : saya selalu mengucapkan "alhamdulillah" setiap menerima gaji dan dg ucapan syukur tersebut, Allah berikan tambahan rizki dari arah yg tdk di sangka-sangka. Kadang ada orang yg mengirim beras,lauk-pauk atau kebutuhan yg lain. Hp saya tdk pernah kekurangan pulsa,meskipun sy tdk pernah beli pulsa. Motor dan mobil saya bbm nya tidak pernah kosong
PS : lha klau gitu,saya hrs nulis gimana pak? Klau saya tulis sesuai data,akan terjadi kerancauan
PA : ya terserah bapak mau nulis gimana,yg penting saya sudah menjawab pertanyaan dg baik dan benar
PS : wah bingung saya, mumet

Read more

0 Falsafah 5 Jari

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ​.  FALSAFAH LIMA JARI
✋✋✋✋✋✋✋✋
��Ada si gendut Jempol yang selalu berkata Baik dan menyanjung... 
��Ada Telunjuk yang suka Menunjuk dan Memerintah..
��Ada si jangkung Jari Tengah yang Sombong karena paling panjang...
��Ada Jari Manis yang selalu menjadi teladan., Baik dan Sabar sehingga diberi hadiah Cincin...
��Dan ada Kelingking yang Lemah lagi Penurut...
✋Dengan perbedaan Positif dan Negatif yang dimiliki masing2 jari, ...mereka Bersatu untuk mencapai Satu Tujuan (saling melengkapi).
✋Pernahkah kita bayangkan bila Tangan kita hanya terdiri dari Jempol semua..???
Falsafah ini sederhana namun sangat berarti..!
�� Kita terlahir dengan segala Perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk Bersatu :
��saling menyayangi...
��saling menolong...
��saling membantu...
��saling mengisi...
��saling menghargai...
Bukan untuk :
�� saling menuduh...
�� saling menyalahkan...
�� saling merusak...
�� Semua Perbedaan dari kita adalah Keindahan yang terjadi agar kita Rendah Hati untuk menghargai orang lain... Tidak ada satupun Pekerjaan yang dapat kita kerjakan sendiri.
�� Mungkin Kelebihan kita adalah Kekurangan orang lain... Sebaliknya Kelebihan orang lain bisa jadi Kekurangan kita..!
�� Tidak ada yang lebih Bodoh atau lebih Pintar...
Bodoh atau Pintar itu relatif sesuai dengan bidang/talenta yang kita syukuri masing masing menuju Impian kita...
�� Bukan individualis yang sempurna.
Orang Pintar bisa gagal.
Orang Hebat bisa jatuh..!
Tetapi.
�� Orang yang Rendah Hati dalam segala Hal akan selalu mendapat       KEBAHAGIAAN...������
DIBALIK KETIDAKTAHUAN
⛵Nabi NUH belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.
�� Nabi IBRAHIM belum tahu akan tersedia Domba ketika Pisau nyaris memenggal Buah hatinya.
��Nabi MUSA belum tahu Laut terbelah saat dia diperintah memukulkan tongkatnya.
��Yang Mereka Tahu adalah bahwa Mereka harus Patuh pada Perintah ALLOH dan tanpa berhenti Berharap
yang Terbaik...
��Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, ALLOH telah menyiapkan Kejutan !
��SERINGKALI Alloh Berkehendak didetik-detik terakhir dalam pengharapan dan ketaatan hamba2NYA.
��Jangan kita berkecil hati saat spertinya belum ada jawaban doa...
Karena kadang Alloh mencintai kita dengan cara-cara yang kita tidak duga dan kita tidak suka...
��Alloh memberikan apa yg kita butuhkan, bukan apa yg kita Inginkan...!!!
��Lakukan bagianmu saja, dan biarkan
Alloh akan mengerjakan bagianNYA...
Tetaplah Percaya.
Tetaplah Berdoa.
Tetaplah Setia.
Tetaplah meraih RidhoNYA Aamiin ...
Tetap semangat meski dlm kesederhanaan ��
Salam Bahagia dan selalu tersenyum ..�� Untuk direnungkan...
��Nonton Pertandingan bisa 90 menit
��Nonton serial Film lebih dari 60 menit
�� Nonton Movie hampir 120 menit
��Tunaikan Shalat hanya 5 menit saja
��Di dalam api neraka jahannam sepanjang hayat
�� Untuk Akal yang maju !!
�� Renungkan!
�� Di Whatsapp 300 Kawan
�� Di blackberry cukup 200 kawan
☎ Di contacts phone 400 Kawan
�� di Kampung 50 Kawan
�� Dalam Keadaan susah hanya ada 1 kawan.
�� Dalam Jenazah mu, Hanya keluargamu saja yang mengurusi.
�� Dalam Kubur hanya kau sendirian.
Jangan anggap Aneh kenyataan ini.. ��
Sebab memang seperti ini lah kenyataan Hidup..
�� Pada Hakikat nya :
"Tidak ada yang dapat memberikan kemanfaatan bagi mu kecuali Shalat mu"
��Duduk setelah salam dari shalat yang telah di wajibkan adalah waktu yang paling mulia sebab Pada waktu itu Turun Rahmat Allah Azza wajalla.
��Jangan tergesa-gesa berdiri, Bacalah Istigfar, bertasbih lah, Baca ayat Al Qur'an dan jangan Lupa bahwa sesungguhnya engkau berada dalam jamuan dzat yang maha Rahman Azza wa jalla.
فإذا فرغت فانصب والى ربك فارغب
�� Apabila kamu telah selesai sholat, kerjakanlah pekerjaan lainnya dengan bersungguh-sungguh dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
��LANGKAH MENUJU SYURGA��
Langkah ini membuat aku kagum hingga aku pilih untuk aku bagikan kepada orang yang aku cintai.
�� Ada Lima perkara, kita semua pasti inginkan serta berusaha untuk mendapatkan nya.
1. Wajah yang menarik
2. duit yg byk
3. sehat dan kuat
4. anak-anak yang patuh  dan sukses
5. Tidur nyenyak tanpa Obat penenang
�� Hal itu Mudah kita peroleh.. hanya butuh waktu 15 menit saja.
Bagaimana caranya... ��
قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم
من ترك صلاة الفجر فليس في وجهه نور
✔ 1. Nabi bersabda : Barangsiapa yang tinggalkan shalat Subuh maka wajah nya tak akan ada cahaya
ومن ترك صلاة الظهر فليس في رزقه برگة
✔ 2. Barangsiapa yang Tinggalkan shalat Dzuhur niscaya Tak ada keberkahan dalam rezeki nya.
ومن ترك صلاة العصر فليس في جسمه قوة
✔ 3. Barangsiapa yang tinggalkan shalat asar niscaya tak ada kekuatan dalam jasad nya.
ومن ترك صلاة المغرب فليس في أولاده ثمرة
✔ 4. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Magrib niscaya tak ada buah hasil yang boleh di petik dari anak-anak nya.
ومن ترك صلاة العشاء فليس في نومه راحة’’’’
✔ 5. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Isya' tak ada kenyamanan dalam tidur nya.
�� Tahu kenapa Kalimat La ilaha Illallaah tidak sampai menggerakkan bibir jika di ucapkan
�� Sebab ini adalah Rahmat dari Allaah kpd kita supaya jika maut menghampiri dengan mudah ia menyebutkan kalimat itu.
�� Mudah-mudahan tangan yang mengirim dan menyebarkan ini kelak tidak sulit untuk melafadzkan [disingkat oleh WhatsApp]

Read more

0 Anak kecil itu guru kehidupanku

Ini kisah saya salin dari group sebelah. Nyata atau fiksi, wallahu alam bi sawab. Namun, perlu disimak buat ibadah kita di hari Jum'at penuh barakah ini. "ANAK KECIL ITU GURU KEHIDUPANKU / Antara NENEK CUCU dan IBU"
Tak tahan air mataku menetes ...
Sesudah Jum'atan aku masih duduk di teras masjid di salah satu kompleks sekolah.
Jamaah masjid sudah sepi, masing-masing kembali dengan kesibukannya.
Seorang nenek menawarkan dagangannya, kue tradisional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah.
Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.
Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya.
Tak lama, seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.
Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk. "Berapa harga kuenya Nek ?"
"Satu plastik Lima ribu, nak", jawab si nenek.
Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata : "Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi kuenya buat Nenek aja, kan bisa dijual lagi."
Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya : "Ya Allah terimakasih. Alhamdulillah ya Allah Engkau kabulkan doaku untuk beli obat buat cucu yang lagi sakit." Dan si nenek langsung jalan.

Refleks aku panggil anak lelaki itu.
"Siapa namamu ? Kelas berapa ?"
"Nama saya Radit, kelas 2, Pak", jawabnya sopan.
"Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu ?'"
"Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama Ayah sepuluh ribu sehari. Tapi, saya tidak pernah jajan, karena saya bawa bekal makanan dari rumah."
"Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari Senin ?", tanyaku semakin tertarik.
"Betul Pak, jadi setiap Jum'at saya bisa sedekah lima puluh ribu rupiah. Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah Ta'ala berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah Ta'ala ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak", tutur anak SD itu dengan fasihnya.
Aku pegang bahu anak itu : "Sejak kapan ibumu meninggal, Radit ?"
"Ketika saya masih TK, Pak"
Tak terasa air mataku menetes : "Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yang tadi ya...", kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.
Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata : "Terima kasih banyak, Pak... Tapi untuk keperluan Bapak saja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan...  Bapak punya keluarga.... Saya pamit balik ke kelas Pak".
Radit menyalami tanganku dan menciumnya.
"Allah Subahana Wa Ta'ala menjagamu, nak ..", jawabku lirih.
Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya. Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya.
Kasir menjawab : "Empat puluh lima ribu rupiah.."
Aku serahkan uang yang ditolak Radit tadi ke kasir : "Ini saya yang bayar... Kembaliannya berikan kepada si nenek ini.."
"Ya Allah.. Pak..."
Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah meninggalkan apotik... Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah disana.
Dalam hati aku berdoa semoga Allah SWT terima sedekahku dan mengampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah mendahuluiku kembali keharibaan Allah Subahana Wa Ta'ala. (kisah ini sedikit diedit beberapa kata / kalimatnya, Jum'at 10 Muharram 1437 H 23 Oktober 2015)

Read more

0 Hikmah: kehilangan Sandal

KEHILANGAN SANDAL Oleh Ustadz Yusuf Mansur

Sama. Saya juga sering kehilangan. Kemaren santri tertawa kecil, bersama kawan-kawannya…

“Subhaanallaah… Sendal udah digembok, masih hilang juga…” kata santri tersebut. Sambil nunjukin kuncinya tuh gembok.

Kawan-kawannya ikut tertawa. Saya mendengar dari belakang… Saya berdehem… “Ehhhmmm… Apa hikmahnya…?”

Santri tersebut bilang, “Saya jadi bisa nyebut subhaanallaah. Dengan pas. Ada maknanya. Sebab lagi ilang sendal, he he he”. Saya ikutan tertawa kecil.

“Terus…”.

“Latihan sabar, Ustadz. Susah latihan sabar kalo ga ada kasus…”.

“Betul,” saya bilang.

“Apalagi?”

“Hikmah, Ustadz!”, kata yg satu.

“Apa hikmahnya?”

“Biar kata udah digembok, ilang ya ilang aja. Datang dan ilang, bukan kehendak kita.”

“Good.” “Terus?”

Belajar ikhlas, belajar ridho…”.

Yang lain nimpalin lagi, “Murah ya Stadz, belajar sabar, ridho, ikhlas, hikmah… Biayanya cuma sendal ilang… Sepatu ilang…”

Saya terus mengajak anak-anak menggali apa hikmahnya.

“Ga ada yang hilang kecuali apa yang sudah ditetapkan Allah.”

“Pasti tukerannya ada…” Sambung dari santri yg lain.

Saya tanya yang terakhir: “Tukeran apa?”

“Tukeran dosa!”, berderai tawa.

Ya, murah sekali. Dosa dituker sama ilangnya sendal.

“Apa lagi…” Saya masih bertanya, sebab terasa masih ada belum disebut.

“Belajar syukur, Ustadz…”

Nah… Betul… Apa itu syukurnya…?

Yang hilang, baru sendal… Belom panca indera kita. Belom iman kita. Belom akhlak kita..”.

Subhaanallaah santri-santriku…

“Terus…?” Tanya saya lagi.

“Doa Ustadz… Saat hilang, kita jangan ngadu sama manusia. Hanya nambah kesel aja. Sebab yang kita adukan itu, pasti akan bilang, saya juga ilang. Udah dipisahin kanan kiri, ilang juga… Lalu bertambah-tambahlah dosa kita semua. Sebab kayak ga ridho sama ilangnya sendal…”.

Saya terkesiap.

Koq jawabannya kayak saya semua. Asli. Saya terharu. Diem-diem saya nyiapin sesuatu…

“Silahkan berdoa sekarang…”.

Lalu saya mendengar santri tersebut berdoa, diaminkan oleh kawan-kawannya yg lain, “Ya Allah, gantilah sendal yang ilang, dengan yang lain: ampunan, rahmat dan sendal yang baru..”

Saya mengaminkan… Setelah ananda santri mengusap wajahnya, tanda selesai berdoa…

“Ok, Allah langsung kabulkan. Selain semua pelajaran dan hikmah, berikut ini sendal ayah. Buat kamu…”.

Santri tersebut tersenyum lebar.

Ga percaya. Sendal Yusuf Mansur yang dicopot dan diberikan kepadanya. Dan Yusuf Mansur nyeker. Sebab lepas sandal. Santri itu bahagia. Saya lebih bahagia lagi. Apalah yang kita punya? Dan apa pula yang bisa kita awasi.

Sama-sama kita belajar

Kalo belom digembok, wajar ilang. Ini udah digembok, he he. Lah ilang sama gembok-gemboknya, he he. Seketat apapun, Allah punya kuasa mengambil. Dia gerakkan siapa yang Dia kehendaki untuk mengambilnya. Dan Dia gerakkan pula sekelilingnya untuk tidak melihat siapa yang mengambilnya. Makin dalam rasa hilang itu, makin hebat pelajaran sabar, ridho, ilkhlas, syukur, yg bisa diperolehnya. Makin berat, berat pula semua timbangan kebaikannya. Dan makin hebat pula pergantiannya.

Pak Sugih, yang melihat sendal saya dicopot, dan diberikan ke santri, lalu melepas sendalnya.

“Ustadz, pakai punya saya…”.

Alhamdulillah, belakangan saya tau sendal Pak Sugih, kepala cabang sebuah bank swasta di Kwitang, 1jt-an. Sedang sendal saya, 175 rb, he he… Subhaanallaah.

Malamnya, santri itu membungkus plastik sendal yg saya beri.

“Ustadz, ini saya kembalikan. Saya ga berani makenya.” Saya usap santri tersebut kepalanya, saya senyum kepada dia,

“Sungguh, yang ayah dapat, jauh lebih besar dari apa yang ayah kasihkan ke kamu…”.

Saya berbisik kepada Allah saat itu, ajarkan kami ya Allah, dengan apa saja kejadian di sekitar kami dan yang menimpa kami.

Semoga Bermanpaat..

Read more

Delete this element to display blogger navbar

 
Powered by Blogger